<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NOKIA weblog &#187; iphone</title>
	<atom:link href="http://nokiaweblog.com/tag/iphone/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nokiaweblog.com</link>
	<description>Info dan ulasan lengkap mengenai Nokia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 03:18:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Nokia oh Nokia: Riwayatmu kini&#8230;</title>
		<link>http://nokiaweblog.com/2009/09/22/nokia-oh-nokia-riwayatmu-kini/</link>
		<comments>http://nokiaweblog.com/2009/09/22/nokia-oh-nokia-riwayatmu-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 19:14:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kristian</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[global]]></category>
		<category><![CDATA[Apple]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[iphone]]></category>
		<category><![CDATA[nokia]]></category>
		<category><![CDATA[rim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nokiaweblog.com/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[Saya yakin banyak Bro &#38; Sis yang sering mendengar selentingan, &#8221; Wah BB hebat banget nih&#8230; Wah iPhone keren abis nih&#8230; Nokia lama-lama bisa kalah (atau yang parah bangkrut)&#8221;. Di posting ini, saya ingin sekedar sharing pikiran dan pendapat saya yang sering berkomunikasi dengan berbagai pemain industri telekomunikasi (kecuali Apple). Sekali lagi, tidak ada maksud [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://nokiaweblog.com/2008/01/02/sindiran-nokia-untuk-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sindiran Nokia untuk Apple'>Sindiran Nokia untuk Apple</a></li>
<li><a href='http://nokiaweblog.com/2009/10/24/nokia-menuntut-apple-gara-gara-paten/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia menuntut Apple gara-gara paten'>Nokia menuntut Apple gara-gara paten</a></li>
<li><a href='http://nokiaweblog.com/2010/02/01/produk-perdana-nokia-di-tahun-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk perdana Nokia di tahun 2010?'>Produk perdana Nokia di tahun 2010?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yakin banyak Bro &amp; Sis yang sering mendengar selentingan, &#8221; Wah BB hebat banget nih&#8230; Wah iPhone keren abis nih&#8230; Nokia lama-lama bisa kalah (atau yang parah bangkrut)&#8221;. Di posting ini, saya ingin sekedar sharing pikiran dan pendapat saya yang sering berkomunikasi dengan berbagai pemain industri telekomunikasi (kecuali Apple). Sekali lagi, tidak ada maksud membela siapa pun, tapi semua hanyalah &#8220;common sense&#8221; alias akal sehat belaka. Btw, ini posting terpanjang yang pernah saya buat lho&#8230; Simak yukkk&#8230;.<span id="more-1019"></span></p>
<p>Kita lihat dari angka dulu deh. Sekedar gambaran mengenai seberapa global Nokia, di kwartal pertama 2009, Nokia berhasil menjual 93,2 juta unit ponsel, diikuti Samsung dengan 45,9 juta, LGE 22,6 juta, Motorola 14,7 juta, Sony Ericsson 14,2 juta unit (untuk seluruh dunia, data dari IDC). Hitung-hitungan sederhana, jumlah unit ponsel yang dijual Nokia kira-kira sama dengan empat vendor lain jika digabungkan. Untuk BlackBerry dan iPhone, mereka tidak mendapat ranking, karena keterbatasan jenis ponsel yang dijualnya. Untuk margin laba kotor, Nokia membukukan sekitar 30%. Nah, kalau nungguin mereka bangkrut, kira-kira lama nggak tuh? Dari daftar lima vendor ponsel terbesar, tak ada nama Apple atau RIM, dan ini wajar mengingat jajaran produk kedua vendor ini amat terbatas. Memang terjadi penurunan laba dan penjualan, tapi setidaknya ini dialami semua vendor. </p>
<p>Berikutnya, kita bedah dulu persaingan dengan iPhone. Jika Bro &amp; Sis mengikuti perkembangan komputer, pasti sudah tidak asing lagi dengan Apple. Sebagai perusahaan elektronik, Apple memang dikenal paling jago desain dan marketing, namun mereka tertolong dengan meledaknya penjualan iPod di seluruh dunia. Menyusul kesuksesan iPod, komputer buatan mereka juga tambah laris dan akhirnya Apple membuat ponsel, iPhone. Untuk sebuah merek baru, iPhone tergolong sukses dan salah satu kunci kesuksesannya terletak pada iTunes Store. Saya sendiri sudah memakainya sejak beberapa tahun lalu, dan memang, sampai saat ini, toko online Apple inilah yang paling lengkap dan mudah digunakan. Menyusul kesuksesan iPhone, banyak media (terutama di Amrik) yang menjuluki iPhone sebagai &#8220;Jesus Phone&#8221; (no offense here). Padahal, iPhone versi original tergolong minim dari segi fitur dan Apple tidak memberikan pilihan sama sekali dalam hal desain (bahkan iPhone generasi ketiga tampangnya juga mirip). Kemudian muncul N97 yang biarpun banyak kekurangan, tapi merupakan smartphone paling lengkap saat ini. Tapi apakah N97 memang diluncurkan untuk membendung laju iPhone? Tidak sama sekali. Untuk Nokia membuahkan suatu produk dari konsep ke produk yang dapat dipasarkan, rata-rata dibutuhkan waktu sekitar 2-3 tahun. <em>So, there&#8217;s no panic attack here.</em> Jika ditelusuri, iPhone pertama kali diluncurkan bulan Juni tahun 2007. Jadi boleh dibilang, konsep N97 sudah ada di tangan Nokia sejak tahun 2006.</p>
<p>Pendekatan desain produk dari Nokia bukan dengan &#8220;mengintip&#8221; dapur kompetitornya dan melihat apa yang bisa mereka lakukan lebih baik. Satu hal yang saya tangkap setelah puluhan kali mengikuti konferensi pers dan acara global Nokia adalah perhatian Nokia terhadap manusia alias penggunanya. Riset yang dilakukan Nokia selalu melibatkan faktor humanis alias manusia agar mereka dapat menciptakan produk yang lebih manusiawi. Tentu, ada kalanya, Nokia menciptakan produk yang bertujuan untuk memamerkan kompetensinya, tapi perlu diingat bahwa Nokia memegang market share 38% (turun dari 40%). Artinya, 4 dari 10 pengguna ponsel menggunakan Nokia. Saya sempat bingung melihat teman (terutama para fanboy &#8211; sorry curcol) yang mengambil kesimpulan bahwa Nokia meniru iPhone saat meluncurkan 5800 XM. Untuk perusahaan di industri yang harus terus berinovasi, tampaknya sekedar meniru bukanlah resep yang baik untuk bertahan. <em>(Saat menulis posting ini, saya juga tutup mata deh jika ada salah analisa atau info) </em>Ingat, Nokia adalah perusahaan global dengan dana berlimpah yang tak segan-segan mengeluarkan dana besar untuk keperluan riset dan litbang. Jadi, jika ada perusahaan yang paham mengenai tren masa depan, itulah Nokia. Nggak percaya? Simak video berikut ini mengenai Augmented Reality. Saya sendiri susah menjelaskannya, tapi video ini dapat memberikan sedikit informasi mengenai bagaimana kita berkomunikasi dan mengatur informasi di masa depan. Konsepnya sendiri merupakan hasil kerja keras rekan-rekan di Nokia Research Centre.</p>
<p><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/CGwvZWyLiBU&#038;rel=0&#038;color1=0xe1600f&#038;color2=0xfebd01&#038;hl=en&#038;feature=player_embedded&#038;fs=1"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowScriptAccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/CGwvZWyLiBU&#038;rel=0&#038;color1=0xe1600f&#038;color2=0xfebd01&#038;hl=en&#038;feature=player_embedded&#038;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowScriptAccess="always" width="425" height="344"></embed></object></p>
<p>Yang terjadi sebenarnya adalah perubahan arah. Jika dilihat dari berita-berita yang beredar sejak tahun lalu, Nokia termasuk amat sering membeli perusahaan yang menyediakan berbagai layanan yang inovatif. Contohnya Navteq yang amat pakar untuk urusan navigasi, Avvenu, Twango, dan sebagainya. Semua aksi ini bermuara pada visi yang dimilikinya. Nokia tak lagi membatasi diri menjual ponsel atau perangkat telekomunikasi, tapi lebih pada solusi. Satu hal yang menarik dari Ovi yang jarang diberitakan adalah layanan Ovi bisa dipakai di puluhan perangkat, bahkan sudah mencapai sekitar 100 perangkat. Ini luar biasa dan layanan Ovi yang baru akan terus bermunculan, bahkan saya yang cukup update saja agak kewalahan untuk mencernanya.</p>
<p>Dengan Ovi, Nokia ingin memberikan solusi yang tak dibatasi dengan perangkat apa yang kita gunakan. Itu sebabnya, Nokia juga mengeluarkan Booklet 3G dan N900 yang keduanya tak menggunakan sistem operasi Symbian S60. Keduanya sekaligus menjadi contoh bagaimana ekosistem solusi (dalam hal ini Ovi) yang dibangun Nokia akan dapat bekerja dengan baik di semua platform. Kembali ke perang melawan iPhone, sepertinya tak ada perangkat yang dirancang khusus untuk &#8220;menghajar&#8221; iPhone. Nokia memakai pendekatan lain untuk bertahan dari badai iPhone, yaitu dengan menawarkan berbagai solusi yang berbeda untuk berbagai kebutuhan yang berbeda bagi semua kalangan pengguna yang berbeda.</p>
<p>Untuk BlackBerry, persaingan sebenarnya hanya terjadi di jajaran ponsel bisnis dan smartphone. Kategori terakhir ini agak rancu, mengingat kampanye beberapa produsen ponsel yang seolah mengklaim jika ponsel sudah dilengkapi keyboard QWERTY dan bisa Facebook sudah dianggap pintar (padahal ya enggak dong..). Produk BlackBerry yang ada saat ini cukup baik (saya juga memakainya kok&#8230;). Namun akhir-akhir ini, RIM sepertinya cukup agresif dan mulai meluncurkan beberapa produk yang harganya cukup terjangkau. Untuk Indonesia, BlackBerry laris manis karena memang bukan barang murah dan bisa mendongkrak gengsi penggunanya. Ini ditunjang juga oleh peran operator yang memberikan layanan BIS harian, mingguan, bulanan, yang semuanya amat murah, apalagi dibandingkan layanan serupa di luar negeri. Belum jelas, apakah fenomena smartphone QWERTY ini akan bertahan lama, tapi naik daunnya RIM dan BlackBerry akan berdampak lama. </p>
<p>Jika boleh dibilang pesaing serius, sebenarnya Samsung adalah kandidat yang paling diwaspadai. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh Samsung, mengingat luasnya jajaran produk yang dimiliki perusahaan Korea tersebut. Namun, jika riset Nokia berhasil memprediksikan tren dan memberikan solusi yang nyaman (seperti di video) untuk berkomunikasi, legenda Nokia tampaknya masih akan terus berjalan.</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nokiaweblog.com/2008/01/02/sindiran-nokia-untuk-apple/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Sindiran Nokia untuk Apple'>Sindiran Nokia untuk Apple</a></li>
<li><a href='http://nokiaweblog.com/2009/10/24/nokia-menuntut-apple-gara-gara-paten/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nokia menuntut Apple gara-gara paten'>Nokia menuntut Apple gara-gara paten</a></li>
<li><a href='http://nokiaweblog.com/2010/02/01/produk-perdana-nokia-di-tahun-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Produk perdana Nokia di tahun 2010?'>Produk perdana Nokia di tahun 2010?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nokiaweblog.com/2009/09/22/nokia-oh-nokia-riwayatmu-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
