subscribe: Posts | Comments

leader

Empat Nokia C Series : Mendukung Dual Sim card & Bicycle Kit

2 comments
Empat Nokia C Series : Mendukung Dual Sim card & Bicycle Kit

Nokia C2-00

Akhirnya ada juga ponsel Nokia dengan dual-SIM card slot. Nokia langsung mengumumkan empat seri terbarunya dalam naungan C Series. Ada hal unik dalam penamaan produknya. Dari keempat C Series ini, ada tiga yang menyandang nama C1; yaitu C1-00, C1-01, C1-02, sedangkan yang satunya C2.

Seri termurah, yaitu C1-00, telah mendukung 2-in-1 SIM card, sayangnya belum dual standby alias dual ON. FIturnya cukup standar, mengandalkan daya tahan baterai yang bisa standby sampai 6 minggu. Juga ada fitur senter, serta FM dengan headphone jack standar. Harganya dipatok di kisaran Rp 450 ribu.

Untuk Nokia C1-01 dan C1-02, merupakan produk single SIM biasa, namun sudah bisa mengakomodir microSD untuk menyimpan musik dan foto sampai 32GB. Fitur andalan, Nokia Messaging dan akses Web melalui GPRS. Untuk C1-01 telah dilengkapi kamera VGA, sedang C1-02 tanpa kamera. Dari harganya yang hanya Rp 500 ribu (C1-02) dan Rp 550 ribu (C1-01), inilah duet perangkat termurah yang mendukung Nokia Messaging.

Kita beralih ke C2-00 yang merupakan produk paling menarik di peluncuran yang diadakan di Kenya ini. C2-00 telah lama dinanti-nantikan konsumen Indonesia, dengan fitur dual SIM card dual standby. Artinya, Bro & Sis bisa menggunakan dua SIM card secara bersamaan dengan satu ponsel. Satu slot SIM card ada di bawah baterai, sementara slot yang satunya bisa diganti dengan mudah tanpa mematikan ponsel. Fitur lain meliputi Ovi Life Tools, Nokia Messaging, Ovi Mail, FM radio, serta slot microSD. Bro & Sis juga bisa memilih warna mulai dari Dynamic Gray, Jet Black, Magenta, Dark Blue, sampai Snow White.  Keterbatasannya terletak pada kamera yang hanya VGA dan transfer data yang terbatas GPRS. Tapi sekali lagi, harganya dijamin membuat kaget. C2-00 akan dijual murah, hanya sekitar Rp 650 ribu.

Aksesoris menarik lain adalah Nokia Bicycle Charger Kit, yang pada intinya merupakan charger dan dynamo, dipadukan dengan penampang ponsel untuk sepeda. Dengan maraknya demam bersepeda, dipastikan Bro & Sis yang doyan mengayuh-ngayuh akan membelinya. Aksesoris ini menggunakan gerakan roda untuk mengisi baterai ponsel yang ditancapkan di atasnya. Ada dua keuntungan dari solusi ini. Pertama, jika listrik mati dan baterai sekarat, Bro & Sis tinggal bersepeda untuk mengisinya. Kedua, jika  bersepeda menjelajah hutan belantara, setidaknya Bro & Sis dapat memanfaatkan navigasi ponsel Nokia dengan lebih nyaman. Katanya sih, aksesoris ini dijual di kisaran Rp 150 ribu.

Untuk produk-produk kali ini, tampaknya strategi Nokia cukup jelas. Amankan pasar kelas bawah yang sepertinya akan terjual puluhan sampai ratusan juta unit, kemudian baru mengamankan pasar kelas atas yang persaingannya amat sengit. Satu hal yang patut dicermati, sistem penamaan baru dari Nokia ini berpotensi menimbulkan kerancuan, dan sekaligus memberi tantangan tersendiri bagi para konsumennya untuk menghapalkan jenis ponsel yang dikeluarkan. Biarpun begitu, saya cukup terkesan dengan skema harga yang ditawarkan. Akhirnya ada juga ponsel dengan slot SIM card ganda yang bukan menggendong merek lokal atau China. Setuju?

Jangan lewatkan artikel berikut:

  1. Nokia 5330 XpressMusic dan 5030 XpressRadio: Musik nggak perlu mahal kan?
  2. Exclusive: Nokia 6212 Classic
  3. Tiga ponsel baru 2009: Nokia 6700 Classic, 6303 Classic, dan 2700 Classic
  4. Paket HaPe Nokia seri 1508i dari Smart
  5. Exclusive: Nokia 7900 Crystal Prism, Serba Kristal
468 ad
  1. Katanya Nokia C1 dan C2 belu akan masuk Indonesia???

    Menanti MOde ON deh…

  2. hebaaaaaaaaat bo, tapi kapan sampai di Indonesia ????????????

Leave a Reply