13 Dec, 2008
Review: Nokia 5800 XpressMusic, ponsel musik yang menyukai sentuhan Anda
Setelah memainkannya selama beberapa waktu, inilah saatnya mengulas Nokia 5800 XpressMusic. Untuk desainnya, lebih cocok bagi kaum remaja, tapi untungnya karena dominasi warna hitam, mereka yang lebih dewasa juga cocok untuk memakainya. Ok, langsung to the point aja ya..
Kelebihan:
- Menu mudah dimengerti, tidak berbeda dibanding Symbian S60 sebelumnya.
- Kualitas musik termasuk yang terbaik untuk ponsel, speaker stereo juga sudah ditingkatkan
- Respons cepat untuk menu dan berbagai fungsi, termasuk kamera
- Banyak shortcut yang memudahkan; misalnya jika kita mengakses call log, akan ada tiga ikon di bawah untuk mengirim SMS, menelpon, atau memasukkan ke address book. Jadi tak perlu terlalu sering masuk ke option.
- Pilihan input teks paling banyak untuk hape touchscreen; mulai dari stylus, plectrum, sampai jari, dengan metode input virtual keyboard (mini dan full), handwriting, dan alphanumeric keypad (seperti hape biasa)
- Paketnya sudah termasuk memori microSD 8GB
- Baterai cukup tahan lama, mencapai 2-3 hari tergantung pemakaian
- Ada switch keylock khusus
- Pencarian phonebook pintar (mengeliminasi huruf yang tidak ada)
- Layar resolusi tinggi
- Harga masih masuk akal (Rp 4,5 juta)
Untuk kekurangan:
- HSDPA hanya 3,6Mbps
- Belum banyak software yang kompatibel dengan touchscreen
- Accelerometer terlalu sensitif, layar sering berputar tanpa disengaja
- Desain terlalu tebal, dan terkesan “plastik”
- Hasil foto kamera 3,2 megapixel termasuk standar
- Format video harus dikonversi, karena belum mendukung DivX
Selain itu juga ada bug, saat kita ingin memasukkan data ulang tahun, selalu gagal dan kembali ke menu utama. Semoga kekurangan ini cepat diatasi dengan update software berikutnya.
KESIMPULAN
Sebagai piranti multimedia, Nokia 5800 XpressMusic cukup menyenangkan. Memori 8GB yang disertakan di paketnya cukup besar untuk kebanyakan orang. Untuk aplikasi game dan sebagainya, harus menunggu beberapa saat mengingat sistem operasi ini tergolong baru.
Sebagai alat komunikasi, ponsel ini juga handal dan mudah digunakan. Bahkan Nokia sepertinya tetap menjaga agar 5800 XM ini merupakan ponsel dengan fitur multimedia, bukan perangkat multimedia dengan embel-embel fungsi telepon. Ponsel ini (menurut saya) merupakan ponsel touchscreen terbaik untuk urusan SMS-an. Jauh di atas iPhone dan smartphone Windows Mobile (yang hanya dilengkapi touchscreen tentunya).
Dari segi harga, 5800 XM dijual di kisaran Rp 4,5 – RP 4,7 juta. Sebenarnya saya sempat yakin bahwa harganya akan di bawah Rp 4 juta, tapi mengingat tingginya nilai dolar dibanding rupiah maka hal itu tidak kesampaian.
Kalau Bro & Sis penggemar musik, suka “ngelus-ngelus” layar, atau memang selalu ingin punya perangkat yang terbaru, langsung saja ke Nokia Center untuk membawanya pulang. Tapi jika masih sabar menanti, saya prediksi bulan Januari atau Februari, ponsel ini akan turun sampai Rp 4 juta. Moga-moga “ramalan” saya bener.