Buat Bro & Sis yang sering upload foto ke Facebook, tapi agak frustrasi karena tak ada aplikasi Facebook dari Nokia, kini bisa memanfaatkan plugin yang satu ini. Plugin upload dari furtiv ini akan membuat koneksi ke Facebook saat Bro & Sis memilih menu share online.
Tidak ada pilihan untuk menyesuaikan ukuran foto, tapi ada pilihan untuk judul dan caption. Begitu selesai diupload, foto-foto akan masuk ke album bernama “furtiv”, seperti nama pembuatnya. Ukuran plugin ini uga kecil, hanya sekitar 10KB.
Untuk download, silakan langsung ke sini.
Para penggemar N-Gage mungkin merasakan betapa pedihnya saat Nokia memutuskan untuk menghentikan pengembangan ponsel gaming tersebut. Beberapa fans, seperti rekan kita dari Recombu, kini membuat konsep dari ponsel gaming yang dinamakan Ovi Orion. Perhatian, karena ini hanya konsep dan bukan dari Nokia, maka jangan ditunggu ya kehadirannya.
Sekilas, Ovi Orion agak mirip dengan iPhone, tapi dengan tambahan tombol navigasi dan dua tombol lainnya. Ini sangat berguna saat Bro & Sis bermain game dalam mode landscape atau melebar.
Di bagian belakangnya, Bro & Sis dapat memanfaatkan keyboard QWERTY yang tombolnya agak mirip bisul mungil untuk mengetik SMS atau sejenisnya.
Yang saya khawatirkan adalah saat menaruh Ovi Orion di atas permukaan meja, maka “tonjolan” alias tombol keyboard akan luntur karena gesekan-gesekan kecil.
Tapi setidaknya konsep ini cukup menjanjikan dan mungkin sangat dibutuhkan untuk menjinakkan pesaingnya dalam ranah ponsel layar sentuh.
Sudah satu bulan berlalu begitu saja, dan belum ada pengumuman dari Nokia mengenai produk apa yang akan muncul di tahun 2010 ini. Buat Bro & Sis yang sudah pengen ganti ponsel baru, tapi belum ada yang “sreg” dengan berbagai model yang beredar di pasaran saat ini, tenang saja. Pertengahan bulan ini, Nokia akan mengumumkan beberapa tipe ponsel terbarunya.
Sebenarnya saya sudah tahu (maksudnya: menduga-duga) apa yang akan dikeluarkan Nokia. Lah kok bisa gitu? Emang paranormal kerjaannya ya mas? Bukan sih. Tapi biasanya perusahaan besar mengeluarkan produk yang telah direncanakan sekitar 1-2 tahun sebelumnya. Jadi tidak ada kejutan sebenarnya.
Untuk produk-produk perdana di tahun 2010, saya prediksikan akan mengadopsi form factor mirip seperti E63, tapi dengan harga yang lebih bersahabat (murah maksudnya). Platform Nokia Messaging yang masih satu tahun umurnya memang membutuhkan banyak produk agar gaungnya bisa lebih terdengar. Selanjutnya, akan lebih banyak produk dengan layar sentuh dan tentunya sistem navigasi. Ini sesuai dengan langkah Nokia yang baru saja menggratiskan navigasi satelit.
Jika sebelumnya Nokia kecolongan karena agak terlambat mengeluarkan ponsel layar sentuhnya, kini Nokia saya prediksi akan memperhatikan produk dengan layar sentuh. Saya sangat berharap akan banyak produk dengan sistem operasi Maemo, yang cukup menjanjikan.
Selagi kita tidur nyenyak di rumah, para ilmuwan di Nokia Research Center masih terjaga untuk menemukan terobosan teknologi yang baru bagi kita semua. Tak semua penemuan di NRC di Helsinki yang diimplementasikan di ponsel komersial.
Namun ada satu fitur yang cukup menarik yaitu “Mobile Radar”. Demonya menunjukkan bagaimana ponsel dapat digunakan untuk mengukur jarak, kecepatan, dan arah sebuah obyek. Teknologi di balik ini mirip seperti radar yang digunakan untuk mengukur kecepatan mobil yang ngebut (di luar Indonesia ya).
Lalu apa saja yang bisa dilakukan dengan Mobile Radar? Menurut pengembangnya, semua hal yang berhubungan dengan sensor gerakan, mulai dari sistem keamanan rumah sampai game bisa memanfaatkan teknologi ini. Sayangnya, karena masih prototipe, tak perlu menantinya keluar di tahun ini ya.
Seperti yang sudah saya tulis di artikel ini, Nokia rupanya sudah mulai bisa bangkit lagi. Memang sih, untuk image sebagai produsen produk telekomunikasi yang paling trendy dan eksklusif di Indonesia, sepertinya sudah agak bergeser. Namun laporan keuangan di kwartal keempat tahun 2009 menunjukkan bahwa posisi Nokia kini justru semakin kuat.
Laba bersih naik 65% menjadi 948 juta EURO (dari 12 milyar EURO), dibanding Q4 2008 yang “hanya” 576 juta EURO. Untuk pangsa pasar smartphone, dominasi Nokia (di dunia) naik menjadi 40% dari sekitar 35%.
Kenaikan pangsa pasar ini dipicu oleh Nokia N97 Mini, 5800 dan 5530. Dan ini bukanlah kebetulan mengingat N97 Mini merupakan salah satu produk yang memang pantas diandalkan. Jadi, Nokia masih terhitung tidak terlambat memasuki pasar perangkat dengan layar sentuh, meskipun masih banyak PR yang harus diselesaikan Nokia, terutama dalam hal interface dan aplikasi.
Nokia juga belum mengumumkan perangkat baru di tahun 2010 ini, walaupun akan ada acara global di pertengahan bulan Februari 2010 di Barcelona dan Bangkok, yang saya yakin akan dimeriahkan dengan perangkat baru yang menarik. Jadi tunggu aja ya..